Akhirnya hari yang saya nantikan tiba juga. Hari dimana saya merdeka *hohoho* dan lepas dari rutinitas yang buang-buang waktu itu. Hari yang saya tunggu-tunggu sejak bulan ke 3 saya disini :p.
Selama sebulan kerja bakti disini, tugas saya adalah bersih-bersih, buang barang, fotokopi, membinasakan dokumen-dokumen dengan mesin penghancur kertas, serta melakukan knowledge transfer ke salah satu rekan kerja di divisi Business Development yang diberikan tugas menggantikan tanggung jawab saya. Jadi selama sebulan ini saya beri pelatihan singkat apa itu XHTML dan CSS, bagaimana mengedit dan mengupdate halaman website, bagaimana menggunakan sotopop dan menjelaskan semua fungsi dan tanggung jawab saya.
Gimana cara ngajarin nya? Saya pake bahasa inggris, nanti kemudian diterjemahkan oleh manajer saya :D. Kadang sering terpikir *katanya kadang, kok pake sering?* kok orang-orang Jepang ini pada nggak bisa bahasa inggris sedikitpun, padahal katanya di sekolah juga diajarkan. Eniwe, dua hari yang lalu si rekan kerja ini menghampiri meja saya dan memanggil saya. Kemudian terjadilah percakapan sperti ini…
x/x: soyuzno-san
z/z: ya?
x/x: saya juga dirumahkan. kita sama.
z/z: hee?
x/x: Pak CEO baru saja kasi tau saya, kalo saya dirumahkan. Dimulai 1 Juni sampai waktu yang belum ditentukan.
x/x: soyuzno-san terakhir tanggal 31 bulan ini kan?
z/z: iya
x/x: kita sama *sigh*
x/x: bagaimana ini…bagaimana ini…
z/z: *loh…trus apa guna nya gw ngajarin gratis sebulan ini coba?*
z/z: *hhmmppffttt*
Tampang si rekan kerja ini terlihat begitu mendung, dan beberapa kali menarik napas berat. Setelah percakapan itu dia pun menuju meja kerja nya dengan helaan napas yang sangat berat. Saya tentu saja kasian dengan nya. Dengan kemampuan yang nyaris nggak ada, kecuali mengupdate website dan administrasi kecil, tentu sangat sulit untuk mencari kerja yang baru. Kelebihan nya hanya rajin, khas orang Jepang. Saya tau, dia sejak dua minggu yang lalu sudah mengirimkan lamaran banyak, bareng manajer saya juga. Manajer saya hampir tiap sore pergi interview, sedangkan dia belum sekalipun.
Kemarin rekan kerja ini datang ke kantor sangat terlambat, jam 11. Pagi hari nya saya udah kuatir aja kemana makhluk satu itu. Saya sempat berpikir apa dia mengikuti jejak seorang menteri yang minggu lalu mencoba bunuh diri di gedung pemerintahan di seberang apartemen saya itu, karena kayaknya bunuh diri sudah menjadi semacam hobi di negara ini.
Saya berpikir bagaimana situasi yang sama jika dilihat dari perspektif yang berbeda, dan karakter orang yang berbeda, akan menghasilkan sesuatu yang berbeda pula. Waktu saya diberi tau soal kontrak kerja itu, saya malah girang nya setengah idup. Mata berbinar kayak sinchan, jantung berdegup kencang, berdebar-debar seakan menanti malam pertama *iih..nakal deh kamu. sok teu pula. Plak!!*. Sedangkan rekan saya itu melihat nya sebagai sebuah bencana. Seakan awan gelap menyelimuti seluruh hidupnya. Jadi selama dua hari terakhir ini saya selalu mendengar helaan nafas seakan dia memikul beban yang berat sekali, seperti menggendong dua wanita cantik di punggung nya *spertinya perumpamaan yang nggak tepat :p*.
Kemudian dari dia juga saya dapat informasi bahwa total yang akan berhenti ada 10 orang, 2 di antara nya saya dan temen saya yang udah balik Indo. Jadi 4 orang dari divisi saya (dari total 4 orang), serta 6 dari staf lain. Jadi bulan ini saya, dan temen saya, kemudian si rekan kerja ini – Takeoka-, serta si lumayan-imut Yuri-chan. Sisanya akan menyusul bulan depan. Pantas saja akhir-akhir ini kok seperti ada gerakan melamar kerja nasional :p. Dari gerakan resign nasional ini satu divisi dan satu anak perusahaan akan ditutup *lariss manisss…bungkuuuuusss!*.
Saya jadi teringat kejadian sekitar bulan Agustus taun lalu. Setelah manajer saya yang dulu (yang datang ke Jakarta hanya untuk menginterview saya dan kandidat lain itu) diangkat menjadi CEO, setengah dari staf di kantor ini mengundurkan diri secara massal. Waktu itu ada sekitar 12 orang termasuk CEO terdahulu. Kondisi itu sempat membuat resah seisi perusahaan, karena jarak antar pengunduran diri terjadi hanya dalam interval beberapa hari dan berlangsung beberapa minggu. Tentu ada apa-apa nya.
Setelah mengorek informasi, ternyata mereka menganggap CEO yang baru itu tidak meyakinkan saat mempresentasikan rencana ke depan nya. Rupanya setelah diangkat jadi CEO, beliau diharuskan memaparkan program-program kerja, visi, serta strategic planning yang akan dilakukan oleh perusahaan. Dan beliau gagal meyakinkan rekan-rekan yang lain sehingga mereka memutuskan pergi sebelum ikut tenggelam. Jadi saat itu setiap dua atau tiga hari sekali, saya akan didatangi dan disalami oleh salah satu orang yang resign. Begitu terus selama beberapa minggu.
Sedangkan gerakan resign kali ini juga sama dengan alasan diatas. Saya sempat menanyai Yuri-chan saat kami pergi berdua, mengurus administrasi telpon selular saya, knapa dia mengundurkan diri bulan ini. Dan alasannya karena dia merasa si CEO nggak punya kekuatan untuk membawa perusahaan ke arah yang lebih baik. Ini terlihat dari kondisi keuangan perusahaan yang memperlihatkan grafik yang terus menurun setiap bulan nya. Selalu minus dari sejak saya datang. Hebat skali.
Sebelum beliau menjadi CEO pun saya udah ragu dan bisa membayangkan akan seperti apa nanti perusahaan ini. Cuma saya nggak bisa memastikan kapan perusahaan ini akan tenggelam ke dasar laut. Kenapa bisa ragu? Banyak hal yang saya lihat di diri sang CEO ini yang nggak pas. Dari fisik, tampang nya sudah nggak meyakinkan dan agak-agak mesum gitu :p. Wibawa, jelas dia nggak ada. Skill leadership, nihil. Visi ke depan, nope. Skill utamanya hanyalah poci-poci (ngomong ala sales, alias juwalan ‘kecap’ -red :p-) doank, karna memang talenta nya adalah salesman. Serta semangat kerja tinggi sampai dia benci di rumah dan nggak suka berkumpul dengan anak istri. Nah itu yang nggak bisa dilawan :p.
Apa yang saya pelajari selama ini di perusahaan ini? Dari sisi teknis, saya nggak mendapatkan apa-apa. Peningkatan keahlian XHTML dan CSS saya dapat sendiri dari internet. Grafis? Sama. Nggak ada yang bisa saya pelajari disini. Dari sisi non teknis, saya dapat banyak sekali terutama leadership dan manajemen, yaitu jangan sekali-kali meniru perusahaan ini, terutama CEO nya :p.
Buat takeoka-san, ganbatte kudasai! The world isn’t that bad, man. It’s full of colors, depends on how you wanna see it. And life…is sooo darn good.
Saya merdeka *yihaaaaa!*, and hell yeaah…this is the best day ever!
Update:
Pada akhirnya mas takeoka nggak jadi dirumahkan. Saved by the bell :D. Entah knapa salah satu bos besar melarang si CEO untuk merumahkan mas takeoka. Tapi sebagai gantinya, mbak Kudo yg saat itu juga langsung diberhentikan, plus dikasi dua atau tiga tumpuk berkas yang harus ditranslate dari bahasa Jepang ke bahasa Inggris dalam waktu 2 hari setelah dipecat. This company is sick, man.
aihhh.. kamu memaparkan dengan sangat jelas, terstruktur.. hehehe..
ganbatte soyuz san! so dari bulan 6, dirimu jadi CEO di mana neh?
hinto wo onegaishimasu.. hahahaha
dude..i should say sorry to your company for losing such a great talent like you and say congratulation to you for stepping into the “touch-the-sky” future that waits ahead :-)
ganbarimashouuuuu…
akhirnya….kyou wa saigo desu ne fufufufu
atarashii shigoto wo sagashinakya ne ^^
gambatte kudasai botaQ san xD
so, skg bobo dimana anda?
udah jadi tunawisma donk? wikikiki
:D :D :D. Adik yakin mas bisa dan sangat bisa bertahan dalam kondisi seperti ini. Khan kamu sudah sangat terlatih sejak dahulu kala ;). Menjadi lebih super dari superman tentunya hal mudah bukan ???
Selalu ada jalan asal ada kemauan yang kuat. Dan mas memiliki itu semua ;). Wish u all the best. keep in touch.
Jangan kasi kejutan yah hhheeheh……..
Btw, pindah kemana ?? Alamatnya yang lengkap donk ihiihihih…..siapa tau adik kirimkan sesuatu hehehehe…….
wah!!mendalam juga yah!!!
emang orang jepang mudah banget putus asa…
kalo orang sini mah….muka tembok!!!
eee,….ga setebal tembok sih….
lumayan lah!!!
wah….sama ama perusahaan gw neh….statistik perusahaan bukannya naik tapi malah turun….siap-siap cari yg lain euy….hehehe
btw…lam kenal boss… :)
- ***** – inspiratif..menggugah…
huhuhu.. kok pekerjaan gratisnya kayak opis boi??…
ada lowongan jg di’sini’ kalo mao xexexe…
Btw, met berjuang yak. Yg namanya ’superman’ … musti bener2 supeerr deh.
Otot baja (buat angkut2 pas pindah apato), balung wesi (buat kerja ‘romusha’) ZZzz….eh.. itu gatot kaca ya?,
muke tembok (pas ngelamar kerja).. perut karet (buat nahan lapar kalo belon gajian), otak encer (buat ngakalin boss) xixixii..
So… jadilah superr man^_^;
Dunia akan berubah kalo kita mao berubah man.
Fight to.. *oohhhh..:p*
@sakuralady: aiih…saya jadi maluw deh xD. sementara ini sih jadi CEO di kamar apartment :P
@andy: yup. it’s their lost :D. thanks man. ganbarimasuu..
@mei: wah soyuz sih gak akan tunawisma qeqeqeqe…
@kania: ada deh :D
@winnz: kalo gw sih muka bawang. dikupas ada lagi :p
@yoppi: heuhehue..wah itu sih saat nya mencari yg lain. salam kenal juga yop.
@tedtod: hueheuheuu…
@joko: iyak, kira2 seperti opis boi gitu deh :p. tengkyu bro buat support nya :D
Udah tau jawabannya :P