9.7.07

We don’t sleep to dream, we sleep to build stamina

Setiap orang pasti memiliki impian yang sama, bisa ke luar negeri. Entah itu untuk jalan-jalan, studi, ataupun bekerja. Saya pun terus terang pernah punya impian itu, walopun nggak terlalu ngebet. Saat itu impian itu nggak pernah saya perjuangkan. Cuma beberapa saat dan kemudian saya pun lupa :d.

Memang banyak sekali yang memiliki impian, tapi jarang yang berani mencapai atau berusaha mewujudkan nya. Entah karna banyak pertimbangan, kurang nekat, atau karena besarnya rasa pesimis dan minder serta takut (dalam konteks meninggalkan zona kenyamanan).

Banyak yang menanyakan ke saya gimana sih caranya bisa kerja di luar negeri. Mengenai cara untuk bekerja di luar negeri, saat ini yang terpikir oleh saya baru dua. Pertama, melalui jalur pendidikan. Jalur ini jelas nggak mungkin buat saya. Ortu nggak punya mesin cetak uang, dan saya juga malas belajar yang kayaknya gak cocok buat ikut beasiswa :d.


Contoh yang melalui jalur pendidikan ini adalah mas Henricus, seorang Senior Art Director di headquarter nya Landor Associates, di San Fransisco. Landor merupakan perusahaan brand consultant nomer satu di dunia, menurut saya. (Sekedar info, logo Garuda Indonesia dan Pertamina dibuat oleh Landor). Beliau lulusan Pratt Institute di New York. Karya beliau yaitu campaign RED baru-baru ini memenangkan D&AD Award untuk kategori apa gitu.

Pernah nonton film ‘300’? Atau nonton serial Desperate Housewives? Di film ‘300’ itu ending title (animasi saat film berakhir, yang ada nama produser, sutradara, dst itu) dibuat oleh seorang motion graphic designer Indonesia. Yolanda Santosa namanya.

Opening theme Desperate Housewives (yang ada apple, Adam dan Eve itu) dikerjakan oleh Yolanda juga.

Kedua, melalui jalur yang saya sebut ‘jalur soyuz’ :p. Jalur ini gampang-gampang susah. Syaratnya cuma pemimpi, nekat, pede sejuta, keren (walopun bukan keharusan :p), siap menahan sakit saat jatuh (karena semakin tinggi impian kita maka semakin sakit saat kita gagal mencapai nya). Serta yang terakhir adalah sifat cuek kayak saya :d.

Selama saya menganggur kemaren, saya sering sekali menyasarkan diri ke website lowongan kerja luar negeri. Padahal saya udah di luar negeri :p. Saya masih punya impian menaklukkan dunia sih :d. Menjadi creative director tingkat dunia, kalo perlu di seluruh jajaran galaksi dan antariksa :p. Muluk? Jelas. Imposibel? Nggak. Let me show you :).

The Big Apple

Suatu hari saya nyasar dan menemukan iklan dari salah satu agency terkemuka di dunia, DraftFCB. Salah satu kantor mereka -yaitu cabang New York- sedang mencari seorang interactive art director.

Saya udah lama tau tentang Draft, salah satu digital agency yang menghasilkan karya-karya website yang impresif. Dan sudah pasti pula saya kenal dengan FCB, sebuah advertising agency (perusahaan periklanan) yang tertua di dunia. Saya juga mengikuti kisah merger kedua nya walopun nggak detil-detil amat.

Nah..temen-temen pasti tau kalo saya paling gak tahan dicolek-colek oleh agency gede :d. Apalagi New York merupakan salah satu dari empat kota dunia yang saya incar, selain Tokyo, London, dan Paris. Empat kota ini menurut saya merupakan pusat industri kreatif dunia. Akhirnya saya nekat aja kirim resume dan link ke website saya.

Akhirnya balasan pun tiba dari salah satu staf personalia kreatif bernama Renetta. Beliau mengatakan hasil karya saya sangat impresif, tapi sayang nggak ada karya dalam bentuk flash. Sedangkan mereka mencari orang yang banyak membuat karya website flash. Jadi andaikan saya punya karya seperti itu, saya bisa lulus ke tahap selanjutnya.

Canada

Setelah itu saya juga pernah menemukan iklan lowongan yang dipasang oleh Rethink, salah satu advertising agency paling top di Kanada. Saya udah lebih dari setaun memperhatikan karya-karya Rethink, karena karya mereka termasuk sangat kreatif menurut saya, dan lingkungan kerja nya sangat fun.

Saya lupa ngelamar sebagai apa, web designer, graphic designer, atau art director. Pokoknya saya kirim aja resume dan link ke website saya. Kan saya punya pede sejuta :p. Dan beberapa hari kemudian datanglah balasan dari Ariel, salah satu staf di Rethink (saya pikir dia cowo ternyata cewe).

Si Ariel menanyakan apakah saya orang Kanada, atau memiliki ijin kerja / visa kerja di Kanada. Lalu saya pun membalas kalo saya bukan orang Kanada, saya dari Indonesia, dan tinggal di Jepang.

Ariel pun bilang kalo mereka saat ini mencari orang Kanada, atau orang yang memiliki ijin kerja di Kanada. Dia juga bilang resume saya udah ditempatkan secara khusus. Andaikan saya ke Kanada harus segera kasi kabar ke dia karena saya udah termasuk dalam jalur khusus. Jadi saya akan diprioritaskan dibandingkan pelamar yang lain.

Belgia

Saya juga bercita-cita untuk bisa berkenalan dengan Veerle, salah satu desainer web paling ngetop di muka bumi ini, cewe dan berasal dari Belgia. Suatu hari saya ketemu iklan lowongan dari Digiti, sebuah interactive agency yang berlokasi di Belgia.

Setelah saya kirim resume saya, datanglah balasan yang cukup lama. Tepatnya setelah saya diterima di Yes!. Mereka mengatakan kalo desain saya impresif tapi sayang nya mereka membutuhkan desainer yang berlokasi di Belgia, karena akan sering berkunjung ke klien. Kalo saya bisa ke Belgia, resume saya akan diproses lebih lanjut. Ngomong-ngomong mereka masi cari creative designer tuh.

Singapore

Barusan kemaren secara tiba-tiba saya menerima email dari salah satu perusahaan desain di Singapore. Mereka bilang desain saya keren dan menanyakan brapa rate saya untuk kerjaan freelance, karena mereka akan melakukan outsourcing untuk proyek desain.

Di bagian bawah email tertulis (yang saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia secara bebas):
”p.s:
Soyuz, apa kamu juga lagi nyari kerjaan full time? Berminat kerja di Singapore nggak? Berapa salary yang kamu minta? Tolong kabari saya segera”

Swedia

Beberapa hari yang lalu waktu saya sedang siap-siap mau pulang karena udah jam 9 malam, tiba-tiba ada email masuk dari salah satu student angkatan ke 13 (atau di sekolah mereka disebut crew 13) dari sekolah digital media dan interaktif terbaik di dunia, Hyper Island. Salah satu sekolah yang pengen saya kunjungi tapi lagi-lagi biaya pendidikannya itu lowh :d.

Si Nemo (nama si student), sedang mendapatkan tugas dari gurunya dan dia sedang mengadakan riset tentang trend digital/interactive design di Asia.

Setelah brosing sana sini, dia beberapa kali menemukan website saya *soyuzno.com ternyata ada dimana-mana :p* dan dia bilang karya saya sangat impresif serta menganggap saya qualified sebagai narasumber. Akhirnya saya diinterpiu via MSN selama kurang lebih setengah jam.

Saat ini saya tau ada empat orang temen dekat saya yang mempertimbangkan untuk kerja di luar negeri. Amrik, Singapore, Kanada. Moga-moga tulisan ini bisa memberikan manfaat.

Menurut saya semua nya nggak ada yang imposibel. Jangan membatasi impian. Semua pasti bisa dicapai kok. Masalah nya cuma terletak pada setinggi apa impian kita dan seberapa besar niat dan semangat juang kita, dan yg penting…bertindak. Jangan stop sampe di mimpi aja. Plus pede *xixixixi..*. Saya tau banyak desainer Indo yang lebih jago dari saya. Tapi saya pede dan nekat :d.

Tentu saja berdoa juga *yang ini sih nggak usah dijelasin, udah mutlak :d*.

So…you go, guys!! Let’s fly high with me!

Interesting story? Share it to your friends:

  • Facebook
  • Twitter
  • Digg
  • del.icio.us
Comments
 
  1. tedtod says:

    4 thumbs up!!…sangat menginsiprasi….ijinkan saya bergabung untuk terbang bersama…mohon bimbingannya…

    bangga juga punya abang yg superman sedikit narsis..hehe

  2. sakuralady says:

    Semua berawal dari mimpi..??
    Eniwei setuju banget, harus siap mental untuk sakit untuk bisa menang menggapai impian..
    No pain no gain.. no gain no pain.. apa lagi? hahaha..

    Eh keren juga kalao dapet di NY, Belgia, Canada, Swedia..
    Aku khan juga punya berkeliling dunia.. jadi kalau jadi kerja disono in the future, ntar pas aku berkunjung, kan ada tebengan. hehehe..

  3. Kania says:

    Semoga bisa mengikuti jejak langkah kakak yang satu ini.

    Ke luar negeri buat kuliah dan jalan2 qeeqeqe……. Tapi kayaknya lebih cenderung ke hal yang kedua. Jalan2 keliling dunia xixixixixi…..

  4. Juanda says:

    Kalau ada sumur di ladang, boleh lah kita menumpang mandi…
    (ini artinya dimanapun saudara berada, kalau aku berkunjung, mau dong numpang minimal buat mandi hahahaha)

  5. maya says:

    thanks soyuz for inspiring thought – nya :)…jadi ikutan bersemangat dan berapi-api mewujudkan mimpi neh :d

  6. obeems says:

    akyuuu jadi makin kaguumm deeyy sama kamyuuuuu
    ahahahahahahhaa

  7. Fonda says:

    wah mantep yah..emang kudu punya keyakinan kuat dan mendalamin satu bidang ilmu yg benar-benar profesional, waktu masih sekantor dulu ada kepinginan untuk pindah kejalur ente..kayaknya enak banget..kerja berdasarkan mood yg kuat walaupun deadline teteeupp :P..
    gudlak deh bro..jalan masih panjang..lagian cerita tentang ona jepunya blom nongol tuch..:D

  8. ai_zeus says:

    Artikel yang bagus sekali.

    Berarti mulai sekarang musti rada sableng dan gokil dikit biar bisa kayak om soy ke luar negeri

  9. yoshi says:

    A great encouraging story, le!
    dari googling bout design stuffs ampe terdampar di soyuzno.com yg dikira nihonji tapi ternyata…
    sbenernya kerja di mana aja, sama aja. yg penting di mana kita hepi, berkembang dan dihargai, di sanalah kita berbakti *tsah bahasanya
    tapi kalo punya mimpi, memang harus diraih spt si kedele ini :)
    ganbarimasu yo!

  10. sandy eggi says:

    keren keren …akhirnya di tokyo yah …

  11. soyuz says:

    @tedtod: iya ayo terbang bersama.
    hahah…bangga juga punya adek bungsu yg bandel

    @sakuralady: btul, semua awalnya dari mimpi.
    no pain no gain, no gain no pain, no woman no cry, no money no honey :p
    kalo soal tebengan sih, di tokyo juga bakal ada lho….kalo aku dah dapet apartment :d

    @kania: hehehe..

    @Juanda: wah kalo anda berkunjung, jangankan menumpang mandi. menumpang tidur pun bole. tapi masakin makanan yg enak2 :p

    @maya: hehehe…sama2. yuk wujudkan mimpi nya bareng. oya, met puasa yah.

    @obeems: ahahah…siyal :d. akyuu juga kagum sama senior AD yg handal jaya ini qeqeqeq..

    @Fonda: heuheu..napa gak pindah jalur aja bro :p. tapi gak juga sih, yg penting kita enjoy our works, it should be fun.

    @ai_zeus: heheh…tengs. hahaha…iya, harus di luar kebiasaan.

    @yoshi: tengs. btul, dimana aja sama, asal kita enjoy. artikel ini sih bukan mengenai kerja dimana aja, tapi lebih general. menggapai impian. ahahah…saya bukan soybean alias kedele :p

    yup, ganbarimashou ka

    @sandy: hehe..iya, akhirnya tetap di tokyo. itu lamaran2 nya dibuat dan dikirim waktu masi nganggur dan kerja dari kamar di chiba. kira2 dua minggu sebelum diterima di kantor yg skarang.

  12. Andy Laver says:

    top!!! baca tulisan lu kadang bikin gue “malu” sendiri..
    where have my dreams gone???

  13. soyuz says:

    yg pasti sih nggak hilang. cuma terlupa karna rutinitas kita.

  14. ii8 says:

    memang jalan orang masing2 berbeda nasib, apapun alasanya itu semua kehendak yg diatas..
    semoga saya bisa mengikuti jejak seperti anda, menjadi yg berguna :)

  15. soyuz says:

    btul sekali itu.

    yap, anda pasti bisa :)

    tengs dah mampir disini :d

  16. Blink…Well done bro..Give me advice anyway

  17. Blink kata yg tepat utkmu…Sayonara

  18. soyuz says:

    tengs bro :)

    mo advice apa silakan. sapa tau bisa membantu.

  19. indoshanghai says:

    hey bro…so impressed wif yer story…
    kind of we’ve got same stroy…
    gw sekarang kerja di Shanghai…as an art director…
    tapi kalo bole jujur, impian gw buat kerja di US/Canada….
    Lgi cari2 sapa tau ada yang mau recruit gw…
    Susah ga buat dapetin kerja di Tokyo…ceritain dong asal mula nya..

    cheers

  20. soyuz says:

    thanks bro :d

    US/Canada sih sebenernya lebih mudah dibanding Jepang. Yg susah cuma syarat harus ada di sono buat interpiu.

    asal mula nya ntar gw tulis ya.

    thanks dah mampir :)

  21. denote says:

    Watashino namaewa denot, I have a big dreams also, to reach the challenge of Creative Field outside Indonesia, dengan kemampuan gw skrg bisa ga ya…? gw cuma bisa maen di graphic design, bisa flash cuma ga gape, website? cuma ngerti ngedesainnya ajah, kadang2 mo ngambil les lagi belajar web gitu tapi mahal man… skrg gw masih kerja jd creative di perusahaan elektronik jepang di Jakarta, tapi hasrat gw untuk cari kerjaan di luar Negeri ga pernah surut… cayoo ahh… doakan sayaaaahhh….

  22. soyuz says:

    halo :d. tengs udah mampir.

    kemampuan itu relatif sebenernya. gw juga gak jago hehe…graphic desain biasa aja, flash juga biasa aja. web juga cuma ngerti desain, html, css, ama information design nya.

    ada banyak faktor sih selain kemampuan. tetap semangat! :d

  23. faras says:

    wah, hebat… bisa jadi motivasi buat orang2 yang punya cita2 tinggi… semangat!!!

  24. soyuz says:

    heheh..tengkyu :d

  25. vinnie says:

    Hii,g mau nih. apa ada cewe indo yg kerja di canada? g uda lama pengen kerja di canada/usa. tp apply visa cukup sulit. gmn caranya dpt visa legal non student? tlg bantu saran dan tips nya ya. thanks.

  26. soyuz says:

    halo vin, tengs dah mampir :)

    kalo soal cewe indo yg kerja di kanada gw blom tau info nya. emang kalo di amrik/kanada ribet visa nya. jepang juga sih. kalo soal visa legal non-student blom ada info juga. cuma lebih gampang kalo masuk kesana pake visa student. diploma aja udah cukup, yg penting bisa masuk ke sana dulu :d.

  27. tommy_youngs says:

    hello… punya temen yg bisa di tanya soal kerja ga di canada, soal nya saya pingin kerja di canada, thx

  28. tealeaves says:

    ga sengaja..nemu blog ini…lumayan menggugah juga disaat pikiran lagi kacau ga tau mau apa…disaat mentok n ga tau ngapain..stuck…thanx..hohohoho

  29. soyuz says:

    @tommy: halo..temen yg bisa ditanya soal kerja di kanada sih blum ada. cuma kalo kerja di kanada harus ada visa kerja kanada baru bisa. atau minimal ada di kanada.

    @tealeaves: tengs :d. moga2 bermanfaat.

  30. nita says:

    wow…keren…
    pengen deh…

  31. soyuz says:

    @nita: hehe…yuk dicoba!

  32. [...] cerita saya yang populer itu *dziighh!* yang menjadi penyebabnya. Saya jadi penasaran, apa Kanada semenarik itu ya, kok banyak [...]

  33. krishna says:

    saya termasuk orang yang telat baca artikel ini. skrg dah thn 2011, 4 tahun sejak artike ini ditulis!! Damn inspiring!!
    sampe berkaca2 nih (lebay) . Semangat saya untuk keluar negri jadi membara lagi. Thank you so much!

  34. soyuz says:

    Huehuehue…yg penting bisa bermanfaat dan menginspirasi :).

    Tengkyu juga. Mudah2an semangat nya tetap membara. Semangat!

Add Yours

Line breaks are converted automatically. Please make sure that you have read the post before posting your thoughts. A valid email is a must but don't worry, it will never be displayed anywhere on this website. It is greatly appriciated if your comment could exceed 3 written lines. Please be polite and thoughtful of others. Comments which are derogatory will be deleted.

Please stay on topic: no name-calling, flaming or trolling. Spam and irrelevant comments will be deleted, your IP will be banned, and any URLs in your comment will be blacklisted.